<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fajarwanto &#187; 1</title>
	<atom:link href="http://fajarwanto.wordpress.com/category/1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajarwanto.wordpress.com</link>
	<description>Collection of my opinion etc</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Nov 2007 12:54:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fajarwanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/e8a6af21ddf0169a79b8107a81e4d488?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fajarwanto &#187; 1</title>
		<link>http://fajarwanto.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Belajar dari Pemilu Legislatif</title>
		<link>http://fajarwanto.wordpress.com/2007/11/07/belajar-dari-pemilu-legislatif/</link>
		<comments>http://fajarwanto.wordpress.com/2007/11/07/belajar-dari-pemilu-legislatif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 12:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajarwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[old ide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarwanto.wordpress.com/2007/11/07/belajar-dari-pemilu-legislatif/</guid>
		<description><![CDATA[Rangkaian  pemilu legislatif hingga hari ini belum final. Penghitungan suara masih terus  berlangsung. Berbagai konflik seputar penghitungan suara juga hampir setiap hari  kita dengar dan kita baca di media. Sementara itu, berbagai kejanggalan dan  indikasi pelanggaran pemilu sedang diinventarisasi untuk ditindaklanjuti.  

Berbagai  kejadian, kasus, serta konflik selama proses pemilu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajarwanto.wordpress.com&blog=207651&post=13&subd=fajarwanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="blockmateri"><font><font>Rangkaian  pemilu legislatif hingga hari ini belum final. Penghitungan suara masih terus  berlangsung. Berbagai konflik seputar penghitungan suara juga hampir setiap hari  kita dengar dan kita baca di media. Sementara itu, berbagai kejanggalan dan  indikasi pelanggaran pemilu sedang diinventarisasi untuk ditindaklanjuti.  </font></font></p>
<p class="blockmateri"><font><font><br />
Berbagai  kejadian, kasus, serta konflik selama proses pemilu legislatif harus menjadi  pelajaran bagi KPU sebagai penyelenggara pemilu dan seluruh rakyat Indonesia  agar tidak terulang dalam pemilihan presiden serta wakil presiden nanti.</font></font></p>
<p><font><font>Pemilu presiden mendatang merupakan pemilihan presiden pertama yang  dilakukan secara langsung. Seluruh bangsa Indonesia tentu menginginkan pemilihan  presiden secara langsung tersebut berjalan lancar dan berhasil. Lancar secara  teknis dengan seminim mungkin kendala dan berhasil menetapkan pemimpin bangsa  yang benar-benar sesuai keinginan rakyat serta kebutuhan bangsa Indonesia. Hal  itu adalah penting. Mengingat, pemilu presiden secara langsung yang pertama ini  akan menjadi preseden bagi pemilu-pemilu berikutnya.</font></font></p>
<p><font><font>Dengan belajar dari  pemilu legislatif yang telah berlalu, untuk bisa menghasilkan pemilihan presiden  dan wakil presiden berkualitas, diperlukan setidaknya dua macam pengawasan.  Pertama, pengawasan teknis. Tujuannya, agar segala kendala teknis yang bisa  menghambat proses pemilu dan mengurangi esensi demokrasi dalam pemilu bisa  diminimalkan.</font></font></p>
<p><font><font>Misalnya, pendaftaran pemilih. Sebagaimana diketahui,  dalam pemilu legislatif yang lalu, pendaftaran pemilih sangat kacau. Banyak  orang yang seharusnya mendapatkan hak untuk memilih kehilangan haknya dan tidak  mendapatkan kartu pemilih karena tidak terdaftar sebagai pemilih.</font></font></p>
<p><font><font>Sebaliknya, banyak orang yang sudah meninggal atau masih di bawah umur  mendapatkan kartu pemilih. Untuk mengatasinya, KPU harus segera berkoordinasi  dengan pemerintah daerah hingga ke RW/RT untuk lebih akurat mendata ulang.</font></font></p>
<p><font><font>Hal teknis lain adalah pengadaan serta distribusi logistik yang dalam  pemilu legislatif sangat kacau. Dalam pemilu presiden mendatang, KPU harus  menjamin pengadaan dan distribusi logistik yang lebih baik.</font></font></p>
<p><font><font>Dalam pemilu  presiden mendatang, KPU juga harus meningkatkan koordinasi dengan petugas PPS  serta aparat lainnya agar seluruh proses pemilihan tidak dimanfaatkan  anggota-anggota yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kecurangan.  Misalnya, manipulasi suara serta intimidasi dan pembelian suara.</font></font></p>
<p><font><font>Kedua,  pengawasan subtansif. Kondisi Indonesia kini membutuhkan sosok pemimpin yang  dipercaya rakyat, jujur, bersih dari virus korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta  memiliki kekuatan dan ketegasan untuk mengembalikan harga diri bangsa Indonesia,  baik di mata mafia serta tikus-tikus hukum yang menggerogoti Indonesia dari  dalam maupun terhadap bangsa lain yang ingin menancapkan kuku-kuku intervensi  kepada pemerintah Indonesia.</font></font></p>
<p><font><font>Karena itu, pemilu presiden harus  melahirkan kepemimpinan yang sesuai keinginan rakyat dan kebutuhan bangsa.  Seluruh rakyat harus memperhatikan track record semua calon presiden serta wakil  presiden agar calon yang memiliki track record buruk seperti pelanggar HAM,  pelaku maupun pendukung korupsi, serta calon yang tidak berpihak kepada rakyat  tidak terpilih sebagai pemimpin bangsa.</font></font></p>
<p><font><font>Rakyat bersama-sama LSM dan  mahasiswa juga harus mengawasi agar manipulasi track record calon tidak terjadi.  Sehingga, yang hitam harus tetap terlihat hitam dan yang putih tetap putih.  Pengawasan juga harus bisa menghadang agar calon yang menggunakan cara-cara  kekerasan, intimidasi, maupun politik uang tidak lolos menjadi pemimpin bangsa.</font></font></p>
<p><font><font>Selain itu, janji-janji politik yang disampaikan calon-calon presiden  maupun wakil presiden harus diperhatikan bahkan dicatat untuk dimintakan  pertanggungjawaban jika mereka nanti benar-benar terpilih. Bangsa Indonesia  sudah bosan dengan janji-janji atau bualan-bualan politik yang akhirnya  dilupakan, bahkan dikhianati dan diselewengkan saat mereka benar-benar duduk di  kursi kekuasaan.</font></font></p>
<p><font><font>Pemilu kali ini sangat menentukan wajah Indonesia masa  depan. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan dan proses  pemilu sangat bergantung pada hitam putih proses pemilu dan produk-produknya.  Pengawasan pemilu seperti itu harus melibatkan seluruh komponen masyarakat  sesuai peran masing-masing. Yakni, mahasiswa, NGO, lembaga pengawas pemilu,  bahkan rakyat pemilih sendiri.</font></font></p>
<p><font><font>Dengan mekanisme pengawasan yang  menyeluruh dan melibatkan seluruh komponen masyarakat, kualitas pemilu, baik  secara teknis maupun subtantif, bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, pemilu  bisa benar-benar menjadi solusi permasalahan bangsa, bukan justru menjadi bagian  dari permasalahan</font></font></p>
<p class="blockmateri">&nbsp;</p>
<p class="blockmateri"><em>[dipublikasikan di Jawa Pos 2004]</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajarwanto.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajarwanto.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajarwanto.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajarwanto.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajarwanto.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajarwanto.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajarwanto.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajarwanto.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajarwanto.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajarwanto.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajarwanto.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajarwanto.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajarwanto.wordpress.com&blog=207651&post=13&subd=fajarwanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarwanto.wordpress.com/2007/11/07/belajar-dari-pemilu-legislatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a03d49648967442fbe620244c5c49c55?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajarwanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>